Klasifikasi Corrugated Board
Berdasarkan jumlah dindingnya (wall), Karton Gelombang bisa digolongkan menjadi :
1. Corrugated Single Face
Corrugated Single Face yaitu lembaran karton gelombang yang terdiri dari satu liner dan satu lapisan gelombang ( fluting ). Single Face biasanya digunakan sebagai pelindung barang sebelum dimasukkan dalam kontainer supaya tidak lecet. Selain itu single face juga bisa dilaminating dengan ivory board untuk dijadikan Kotak Karton berlapis cetak offset.
2. Corrugated Single Wall
Corrugated Single Wall yaitu lembaran karton gelombang yang terdiri dari 2 liner dan 1 lapisan gelombang ( fluting ).
Single Wall merupakan lembaran karton gelombang yang paling banyak dipakai untuk pengemas produk yang tidak terlalu berat atau tidak membutuhkan perlindungan yang cukup kuat seperti mie instant, air mineral, snack dll.
3. Corrugated Double Wall
Corrugated Double Wall yaitu lembaran karton gelombang yang terdiri dari 3 liner dan 2 lapisan gelombang ( fluting ).
Double Wall biasanya banyak dipakai sebagai kardus (KKG) untuk barang-barang yang membutuhkan perlindungan besar seperti minyak goreng dalam kemasan plastik (pouch), margarine, dan barang-barang yang cukup besar seperti televisi, kulkas dll.
4. Corrugated Triple Wall
Corrugated Triple Wall yaitu lembaran karton gelombang yang terdiri dari 4 liner dan 3 lapisan gelombang ( fluting ).
Berdasarkan JENIS FLUTE-nya Karton Gelombang dapat dibedakan menjadi :
Flute |
Tinggi gelombang (mm)
|
Jumlah gelombang per meter
|
Thickness sheet (mm)
|
A
|
4.8
|
118
|
+/- 5
|
B
|
2.7
|
168
|
+/- 3
|
C
|
3.7
|
128
|
+/- 4
|
E
|
1.2
|
316
|
+/-1.5
|
Perbedaan masing-masing jenis flute bisa dilihat berdasarkan ketinggian dan jumlah gelombang per meter ( lihat gambar dibawah ini ).
Characteristic masing-masing jenis flute :
a. Flute A :
Pada mulanya flute A digunakan sebagai alat pengemas untuk barang-barang dari gelas. Flute jenis ini mempunyai sifat bantalan (cushioning) yang sangat baik, karena ketebalannya mampu meredam daya tekan yang terjadi pada saat kemasan ditumpuk.
b. Flute B
Untuk produk yang sudah dikemas dalam kaleng, atau produk yang tidak memerlukan bantalan yang terlalu tinggi seperti buku tulis, continuous form, photocopy paper dsb, lebih cocok menggunakan flute B. Selain sedikit lebih murah, flute jenis ini mempunyai ketahanan tekan datar (flat crush) yang lebih tinggi dari pada flute A.
c. Flute C
Flute C dibuat sebagai suatu pendekatan untuk memperoleh daya bantalan yang tinggi seperti flute A, tetapi mempunyai daya tekan datar yang baik seperti flute B, disamping tentunya lebih menghemat pemakaian kertas medium .
d. Flute E
Flute E dibuat sebagai pengganti Solid fibre board, dengan kekuatan yang relatif sama tetapi lebih ringan dan lebih murah.
By : ruslan@pt-sanova.com




Tidak ada komentar:
Posting Komentar